Pengaduan 0898 9899 989 humas@komunitaskonsumen.id

Jakarta 8 Maret 2021

Kepada Yth,
Rekan-Rekan Media,

BPKN RI DIMINTA MELARANG TARIF TOL NAIK

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) , Dr. David Tobing setelah menyampaikan surat pengaduan ke BPKN RI (8/3).

Banyak aduan konsumen pengguna jalan tol ke KKI terkait pelayanan di jalan tol yang tidak maksimal sehingga untuk rencana kenaikan tarif tol mendesak harus dibatalkan.

Sebelumnya pernyataan rencana kenaikan tol telah diungkapkan oleh Kepala BPJT (2/2/2021) lalu.
” Ini sangat disesalkan dalam kondisi pelayanan tol tidak maksimal dari sisi keselamatan maupun konstruksi jalan tol masa tarif tol tetap dinaikan, malah seharusnya di beberapa ruas jalan tol tarif diturunkan dan digratiskan mengingat pengelola sudah untung”.

Adapun pelayanan tol yang tidak maksimal menurut pengguna jalan tol yang mengadu ke KKI, :

Pertama dari sisi keselamatan dan kenyamanan di jalan tol yang sangat minim misalnya dalam kasus banjir, drainase air yang tidak lancar dan pompa untuk membuang air tidak tersedia bahkan jalan tol dijadikan tempat menampung air dari jalan umum.

Kedua sarana dan kondisi jalan yang rusak serta tidak segera dilakukan perbaikan,

Ketiga, macet di jalan tol yang jelas tidak memenuhi syarat pelayanan minimal yaitu kecepatan tempuh rata-rata (bebas hambatan)

David mengingatkan dalam Pasal 30 ayat (3) PP 15 Tahun 2005 sudah menegaskan “Pelaksanaan konstruksi jalan tol harus menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan pengguna jalan, dan kelancaran arus lalu lintas pada jalan yang ada serta tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekitarnya. “

“Seharusnya pengguna tol berhak mendapatkan ganti rugi apabila dirugikan oleh jalan tol yang banjir maupun rusak.” ujar David

Mengenai ganti rugi ini juga sdh diatur dalam Pasal 87 dan Pasal 88, PP 15 Tahun 2005 yang intinya menyebutkan

Pasal 87
“Pengguna jalan tol berhak menuntut ganti kerugian kepada Badan Usaha atas kerugian yang merupakan akibat kesalahan dari Badan Usaha dalam pengusahaan jalan tol.”

Pasal 88
“Pengguna jalan tol berhak mendapatkan pelayanan jalan tol yang sesuai dengan standar pelayanan minimal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 (mencangkup kondisi tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas, dan keselamatan).”

Berdasarkan alasan alasan diatas maka rencana kenaikan tarif tol layak dibatalkan demi kepentingan pengguna tol di seluruh Indonesia.” Pungkas David

Jakarta, 8 Maret 2021

Ketua Komunitas Konsumen Indonesia

Dr David M.L. Tobing, S.H., M.Kn.
Hp. 08129899989
Wa. 08159999989

Sebarkan